Minggu, 20 November 2011

Gemuk *Pelumasan

GEMUK (GREASE)

Gemuk lumas adalah pelumas yang dipadatkan dengan sabun metallic atau non sabun metallic. Ketentuan mutu dari gemuk lumas ditentukan berdasarkan beberapa uji mekanik, diantaranya :

§      Four Ball Test (IP 239) dan dari Hinken Test (IP 240) untuk menentukan sifat extreme Pressure dan Anti Wear.
§      SKF V2F Test menentukan kestabilan mekanik dari gemuk lumas.


Tingkat Kekerasan

Seperti halnya kekentalan untuk pelumas, untuk gemuk lumas dinyatakan dengan kekerasan (consistency), pengelompokannya ditentukan oleh National Lubricating Grease Institute (NLGI) yang membagi kekerasan gemuk lumas menjadi 9 tingkat kekerasan, dari tingkat kekerasan 000 sampai tinggkat kekerasan 6. Semakin besar angka NLGI, semakin keras gemuk lumasnya (lihat pada Tabel 6 NLGI Lubricating Grease Consistency Grades).


Tabel 6 NLGI Lubricating Grease Consistency Grades



* After working for 60 strokes at 25°C (77°F)

Sifat Fisik Gemuk Lumas

1.      Penetrasi, pengukurannya menggunakan alat khusus yaitu yang dinamakan one quarter scale cone equipment. Untuk penggolongan nomor penetrasi ini telah dibuat oleh NLGI (Tabel 6)

2.      Drop-Point, atau titik leleh adalah temperature pada saat gemuk lumas mencair. Drop-point digunakan untuk quality control dan pengenalan gemuk lumas. Drop-point tidak menunjukkan batasan maksimum temperature kerjanya, pada umumnya kerja gemuk lumas jauh lebih rendah dari drop-pointnya.

3.      Sifat-sifat lain dari gemuk lumas dapat dilihat pada jenisnya, apakah jenis soap atau non soap. Yang dimaksud dengan soap adalah sabun metallic, jadi gemuk lumas pada umumnya adalah minyak mineral yang dipadatkan dengan sabun metallic. Dilihat dari dasar sabun yang dipergunakan secara umum, gemuk lumas dapat digolongkan :

a.       Gemuk lumas dengan dasar sabun Allumunium (Al), sifatnya: lembek, halus dan transparan, mempunyai ketahanan terhadap air. Baik untuk temperature kerja < 50°C.
b.      Gemuk lumas dengan dasar Calcium (Ca), sifatnya: lembek, halus, tahan terhadap air. Baik untuk temperature kerja < 50°C.
c.       Gemuk lumas dengan dasar Sodium (Na), sifatnya: agak berurat, mencegah karat dengan baik, tetapi mudah larut dalam air. Baik untuk temperature < 100°C.
d.      Gemuk lumas dengan dasar Lithium (li), sifatnya: lembek dan halus, mantap dalam pemakaian, tahan terhadap air. Baik untuk suhu < 150°C.
e.       Gemuk lumas dengan dasar sabun kompleks, Selain penambahan sabun-sabun logam, seringkali ditambahkan juga bahan-bahan lain seperti berbentuk garam-garam khusus sewaktu proses pengolahan. Penambahan bahan-bahan tersebut dapat mempuat gemuk pelumasannya sanggup menahan temperature kerja yang lebih tinggi. Contoh garam calcium dapat mempertinggi titik leleh (melting point) dari gemuk yang bersangkutan, karena pada temperature tinggi garam calcium akan bereaksi dengan sabun calcium untuk membentuk yang kompleks.

Disamping gemuk pelumas biasa dengan dasar sabun logam dan dasar sabun kompleks, ada lagi gemuk pelumas dengan tidak menggunakan dasar sabun yang disebut gemuk pelumas bukan sabun (non soap greases). Adapun gemuk lumas non soap adalah gemuk lumas bukan sabun seperti dengan dasar silicon yang biasanya untuk pemakaian pada temperature tinggi.  Gemuk lumas bukan sabun diolah dengan menebarkan bahan pengental lainnya misalnya tanah liat yang diproses secara khusus atau sejenis silica gel ke dalam minyak mineral atau sintetis. Gemuk pelumas jenis agar-agar tanah liat (clay gelled) ini dapat dipergunakan pada temperature kerja yang lebih tinggi dibandingkan dengan gemuk pelumas sabun kompleks, terlebih bila dibuat dengan cairan sintetis.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar